Oleh : Abu Nasiim Mukhtar “iben” Rifai La Firlaz
🌷〰🌷〰🌷〰🌷〰🌷
🎁Istri mana yang tidak akan tersanjung bahagia jika seuntai
perhiasan dikadokan sebagai hadiah oleh suaminya? Apalagi, untaian itu
bukan sembarang untaian. Zamrud kehijau-hijauan asli dari kawasan
tambang Kolombia, Amerika Latin. Ini bukan emas atau perak. Ini zamrud,
lambang dari keindahan perhiasan.
👛Di tambah lagi watak wanita yang sangat menyukai perhiasan, tentu
kado tersebut akan sangat berkesan. Jangankan seuntai zamrud, gelang
perak atau cincin emas saja akan membuat hati seorang istri
berbunga-bunga. Atau tidak usahlah emas dan perak, sebuah jepit rambut
berwarna pink yang dibeli suami saat keluar kota, pasti memiliki nilai
tersendiri ketika diserahkan sebagai oleh-oleh.
🎀“Harganya memang tidak seberapa. Namun, jepit rambut ini adalah
bukti bahwa aku selalu mengingat dirimu saat aku jauh darimu”, sapa sang
suami.
💍Masalahnya, tidak semua suami mampu mengkadokan seuntai zamrud,
gelang perak atau sebuah cincin emas. Juga tidak setiap saat seorang
suami pergi keluar kota sehingga berkesempatan membeli oleh-oleh untuk
sang istri. Padahal setiap istri selalu berangan-angan untuk disenangkan
hatinya oleh suami. Jadi, langkah apa yang harus dilakukan seorang
suami?
✅Di salah satu ayat surat AzZukhruf, Allah menegaskan tentang sifat dasar kaum wanita. Allah berfirman,
أَوَ مَن يُنَشَّؤُا فِي الْحِلْيَةِ وَهُوَ فِي الْخِصَامِ غَيْرُ مُبِينٍ
Dan apakah patut (menjadi anak Allah) orang yang dibesarkan dalam
keadaan berperhiasan sedang dia tidak dapat memberi alasan yang terang
dalam pertengkaran. (QS. 43:18)
🌸Ayat ini menjelaskan bahwa kaum wanita adalah makhluk yang selalu
akrab dan senang dengan perhiasan sejak ia dilahirkan. Salah satu
fungsinya adalah untuk mempercantik diri secara dzahir. Sifat wanita
lainnya adalah keterbatasan di dalam mengungkapkan dan mengutarakan isi
hati. Sekuat dan setegar apapun seorang wanita di dalam menghadapi
kerasnya kehidupan, tetap saja ia harus memperoleh kelembutan dan
perhatian.(Tafsir As Sa’di)
💦Jangan sakiti hati istrimu! Perlakukanlah dia dengan cinta dan kasih sayang. Berlemah lembutlah kepadanya!
⛲Sebuah Ruang di Sudut Hati Istri
Sadarilah, wahai Suami…
Sadarilah, wahai Suami…
🌹Istri sebagai seorang wanita adalah makhluk yang membutuhkan
kelembutan. Jalan terakhir yang biasa dilakukan oleh seorang
istri–seringnya demikian- hanyalah menangis dan mencucurkan air mata.
Pada dasarnya, seorang wanitalebih cenderung untuk menyimpan dan
memendam rasa dari pada harus mengungkapkannya.
💭Tahukah Anda, wahai Suami? Apakah yang tersembunyi di sudut relung hati seorang istri?
🎑Di sudut relung hati seorang istri ada sebuah ruang kecil dan
tersembunyi. Ukuran ruang tersebut memang secara dzahir tidak terlalu
besar. Namun, saat Anda benar-benar memasuki ruang tersebut ada sebuah
alam ketentraman dan kebahagiaan yang bisa ia rasakan. Dari ruang
tersebut memancar cahaya keceriaan yang tak kunjung padam selama Anda
sebagai suami selalu menjaga agar sumber cahaya tersebut tetap menyala.
🌈Andai ruang kecil di sudut relung hati istri, mampu Anda isi dan
penuhi dengan nyala “perhatian”, pasti ia akan merasa menjadi istri yang
beruntung. Bagi seorang istri, perhatian dari suaminya melebihi nilai
zamrud, emas, perak dan perhiasan lainnya. Perhatian suami adalah
seuntai perhiasan yang selalu di harap-harapkan oleh seorang istri.
🚫Tidak perlu Anda bertanya lagi kepada istri Anda tentang hal ini! Sebab, ia hanya akan menjawab dengan anggukan penuh malu.
☝Nabi Muhammad adalah figur seorang suami yang sangat sempurna di
dalam memberikan perhatian kepada istri. Bila saja kita memiliki
kesempatan untuk sebentar saja menilik kehidupan rumah tangga beliau,
tentu taman-taman indah akan terbentang luas di hadapan kita. Untuk
merinci atau menyebutkan contoh-contoh perhatian Nabi Muhammad kepada
istri seyogyanya memang dikhususkan dalam sebuah tulisan tersendiri.
👍Namun, cukuplah kiranya pesan dari Nabi Muhammad berikut ini. Beliau bersabda,
خَيْرُكُمْ خَيْرُكُمْ لِأَهْلِهِ وَ أَنَا خَيْرُكُمْ لِأَهْلِيْ
✅“Orang terbaik di antara kalian adalah orang yang terbaik di dalam
bersikap kepada keluarganya. Dan saya adalah orang yang terbaik di
antara kalian terhadap keluargaku”.Hadist Ibunda Aisyah riwayat Tirmidzi
(2/323) dishahihkan Al Albani dalam Ash Shahihah 1/513.
Nah, wahaiSuami, baarakallahufiik.
❓Berbentuk apakah perhatian yang bisa dilakukan untuk istri? Sangat
banyak dan beragam jawabannya. Mudah-mudahan sepenggal tips berikut bisa
Anda renungkan dan pikirkan dengan baik.
⏩Menjadi Pendengar Terbaik Baginya👂
Sesuai kodratnya seorang istri mengemban tugas yang tidak ringan.
Oleh sebab itu, seorang suami berkewajiban untuk membantu meringankan
beban tersebut. Caranya?
💐Luangkan waktu untuk istri Anda! Ya, berilah waktu khusus untuk
istri Anda agar dia bisa mengalirkan beban-bebannya yang sekian lama
mengendap di hatinya. Kondisikan istri Anda agar mau berbagi cerita
tentang aktifitas hari ini yang telah ia lakukan. Dan, Anda harus siap
untuk menjadi seorang pendengar yang baik.
⏰Waktu mungkin bukan masalah. Namun, memilih waktu yang tepat tentu
semakin membuat istri Anda semakin merasa dicintai dan diperhatikan.
Pilihlah waktu di malam hari, saat anak-anak Anda telah tertidur lelap
dalam mimpi.
🌺Berilah kesempatan untuk istri Anda bercerita tentang kondisi rumah
dan anak-anak hari ini. Pengalaman menarik apa yang dirasakan saat
berbelanja ke warung pagi tadi. Tanyakan kepada istri tentang apa yang
bisa Anda lakukan untuknya. Buatlah istri Anda merasakan kenyamanan dan
ketentraman saat ia bercerita di hadapan Anda. Sebab, tugas suami adalah
menghadirkan ketentraman jiwa untuk sang istri.
🎀Sadarilah bahwa salah satu tanda keharmonisan sebuah keluarga
adalah komunikasi terbuka antara suami dan istri. Istri tidak pernah
merasa khawatir dan cemas jika ia berterus terang. Ia menganggap
suaminya sebagai penganyom dan pelindung. Sangat berbahaya sekali, jika
istri menganggap Anda sebagai seorang penyidik atau interogator sehingga
ia selalu merasa takut jika berbicara di hadapan Anda.
☝Al Imam Al Bukhari di akhir pembahasan tentang waktu-waktu shalat,
membuat sebuah judul bab “Begadang bersama tamu dan keluarga”. Sebab,
pada dasarnya begadang malam tidak boleh dilakukan kecuali dalam urusan
agama. Namun, karena besarnya hak tamu dan keluarga, Islam lantas
membolehkannya.
➡Sahabat Ibnu Abbas pernah bercerita (ShahihBukhari),
بِتُّ عِنْدَ خَالَتِي مَيْمُونَةَ فَتَحَدَّثَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى
اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَعَ أَهْلِهِ سَاعَةً ثُمَّ رَقَدَ
“Aku pernah menginap di rumah bibiku Maimunah (istri Rasulullah).
Malam itu, Rasulullah berbincang-bincang dengan keluarga beliau
(Maimunah) beberapa waktu. Setelah itu barulah beliau tidur”
🔄Apakah Anda Merasakan Lelah Juga?
Mungkin Anda bisa saja bertanya? Sebagai suami, saya pun merasakan lelah dan capek. Seharian saya mencari nafkah, dari pagi hingga petang. Malam hari tentu lebih baik saya gunakan tidur untuk beristirahat.
Mungkin Anda bisa saja bertanya? Sebagai suami, saya pun merasakan lelah dan capek. Seharian saya mencari nafkah, dari pagi hingga petang. Malam hari tentu lebih baik saya gunakan tidur untuk beristirahat.
☝Nah, di titik inilah Anda sebagai seorang suami akan diuji.
☝Di dalam mencari nafkah, menjalankan rutinitas dalam sebuah profesi,
tentu Anda dituntut untuk melayani orang lain, bukan? Dokter, pelayan
toko, pedagang, pegawai, karyawan, guru, polisi, tentara, pengelola
warung makan atau silahkan saja sebut profesi-profesi lain. Bukankah di
setiap profesi tersebut, Anda harus bisa memberikan pelayanan kepada
masing-masing obyek profesi?
❓Lalu, jika Anda bisa memberikan pelayanan dan perhatian kepada orang
lain, kenapa Anda tidak melakukannya kepada istri Anda sendiri? Selelah
apapun Anda, berilah kesempatan istri untuk berbagi cerita.
💭Bayangkanlah, wahai Suami!
Di sebuah malam. Anak-anak Anda telah nyenyak bermimpi. Secangkir teh
panas dan beberapa potong gorengan tersaji di meja makan sederhana.
Anda sedang mendengarkan istri Anda bercerita tentang aktifitas hari
ini. Tentang anak-anak dan pekerjaan rumah lainnya. Atau apapun cerita
yang bisa diungkapkan oleh istri Anda.
👍Sesekali Anda memberikan tanggapan dengan penuh kelembutan dan
canda. Buatlah ia tertawa untuk menggantikan lelahnya! Tataplah wajahnya
dengan penuh kasih sayang. Tunjukkan bahwa Anda benar-benar serius
mendengarkan ceritanya. Buktikan bahwa Anda adalah seorang suami yang
mampu merangkai “perhatian” dalam sebuah untaian indah. Mengalahkan
untaian zamrud kehijau-hijauan.
🌹Semoga, istri-istri kita merasakan nyenyak dalam tidurnya dan
bermimpi indah terselimuti oleh perhatian suaminya. Amin yaa Arham
arRahimin🌹